Desa Cibodas
Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut
SEJARAH DESA
Sejarah Desa Cibodas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut
A. Sejarah Awal Desa Cibodas
Diceritakan bahwa seorang sesepuh Cibodas bernama Mbah Nurbayin dan Mbah Niem mulai membuka lahan sedikit demi sedikit untuk dijadikan pemukiman baru. Niat mereka sederhana, yaitu memulai kehidupan yang damai dan sejahtera.
Seiring berjalannya waktu, kabar mengenai kesuburan tanah di wilayah ini menyebar luas. Pendatang dari berbagai daerah berdatangan dan menetap di kawasan tersebut.
Awalnya, Cibodas hanyalah hamparan semak belukar dengan jumlah penduduk yang masih sangat sedikit. Namun, demi memenuhi kebutuhan masyarakat, dibukalah lahan yang lebih luas serta didirikan bangunan semi permanen sebagai pusat kegiatan pemerintahan.
Dengan segala keterbatasan pada masa itu, Kegiatan Masyarakat Cibodas yang saat itu masih menjadi bagian dari wilayah administratif Desa Cikajang mulai berjalan di bawah kepemimpinan Bapak Tanu, lurah pertama yang menjabat sejak tahun 1940. Dari sinilah awal mula perjalanan panjang Cibodas dimulai.
B. Latar Belakang Geografis
Desa Cibodas merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Secara geografis, Desa Cibodas berada pada ketinggian ±1.366 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadikannya salah satu kawasan dataran tinggi di Kabupaten Garut.
Kondisi alamnya berada di lereng pegunungan sehingga udara di wilayah ini terasa sejuk dan cenderung dingin. Desa Cibodas diapit oleh beberapa gunung terkenal, di antaranya:
-
Gunung Cikuray
-
Gunung Papandayan
-
Gunung Kukus
Lokasinya yang strategis dan tanahnya yang subur menjadikan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama bagi sebagian besar masyarakat.
C. Pemekaran Resmi Desa (1979)
Pada tahun 1979, berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, Desa Cibodas resmi dimekarkan dari Desa Cikajang dan berdiri sebagai desa otonom. Pada awal pendiriannya, luas wilayah Desa Cibodas mencapai ±2.063,6 hektare yang mencakup Desa Girijaya dan Desa Giriawas.
D. Asal Usul Nama "Cibodas"
Nama Cibodas berasal dari bahasa Sunda, gabungan kata:
-
“Ci” → Air
-
“Bodas” → Putih
Menurut cerita masyarakat, dahulu terdapat pohon besar berwarna putih, termasuk batang dan akarnya, yang selalu mengeluarkan air jernih. Air tersebut membentuk kolam kecil yang dikenal dengan nama Balekambang.
Nama “Bodas” diambil dari warna pohon tersebut, dan Balekambang kini diabadikan menjadi nama salah satu kampung di wilayah Desa Cibodas.
E. Hilirisasi Pemekaran Desa
Setelah resmi berdiri sebagai desa mandiri sekitar tahun 1979, hasil pemekaran wilayah Kecamatan Cikajang yang saat itu dipimpin Penjabat Kepala Desa Bapak Memen (Tokoh Masyarakat Cikajang), Desa Cibodas kembali mengalami pemekaran.
Pemekaran tersebut melahirkan beberapa desa baru, di antaranya:
-
Desa Girijaya
-
Desa Giriawas
Awalnya, luas wilayah Desa Cibodas mencapai ±2.063,6 hektare, namun setelah pemekaran sekitar tahun 1981, luas wilayahnya berkurang menjadi ±216,8 hektare.
F. Perkembangan Desa Saat Ini
Saat ini, luas wilayah Desa Cibodas tersisa ±216,8 hektare.
Meskipun wilayahnya lebih kecil, Desa Cibodas tetap menjadi sentra pertanian dengan hasil utama:
-
Sayuran dataran tinggi
-
Perkebunan teh
Selain itu, keberadaan Pasar Cikajang yang berada di Desa Cibodas menjadikannya pusat perdagangan hasil bumi dan kebutuhan pokok masyarakat setempat.
Pasar ini juga menjadi simpul ekonomi penting di wilayah selatan Kabupaten Garut.
G. Timeline Sejarah Singkat Desa Cibodas
| Tahun / Periode | Peristiwa Penting |
|---|---|
| Pra-1940-an |
Wilayah Cibodas masih berupa hutan belukar dan lahan kosong |
| 1940–1945 |
Lurah Tanu (Kepala Desa Tjikadjang) |
| 1945 |
Indonesia Merdeka |
| 1945–1951 |
Lurah Ganda (Kepala Desa Tjikadjang) |
| 1951–1959 |
Lurah Sumpia (Kepala Desa Tjikadjang) |
| 1959–1969 |
Lurah Didi Sutardi (Kepala Desa Tjikadjang) |
| 1969–1979 |
Lurah Ood (Kepala Desa Cikajang) |
| 1979 |
Resmi dimekarkan dari Desa Cikajang, luas awal ±2.063,6 ha |
| 1979–1981 |
Memen (PJS. Kepala Desa Cibodas) |
| 1981 |
Pemekaran Desa Cibodas menjadi Desa Girijaya dan Desa Giriawas |
| 1981–1991 |
Udju Sutardju (Kepala Desa Cibodas) |
| 1991 |
Caca Sudrajat (PJS. Kepala Desa Cibodas) |
| 1991–2001 |
Udju Sutardju (Kepala Desa Cibodas) |
| 2001 |
Caca Sudrajat (PJS. Kepala Desa Cibodas) |
| 2001–2007 |
M. Nurodin (Kepala Desa Cibodas) |
| 2007–2008 |
H. Ena Sumpena (PJS. Kepala Desa Cibodas) |
| 2008–2014 |
M. Nurodin (Kepala Desa Cibodas) |
| 2014–2015 |
Drs. H. Aripin, S.IP, MA (PJS. Kepala Desa Cibodas) |
| 2015–2021 |
AIP, SH. I (Kepala Desa Cibodas) |
| 2021–2023 |
Parhan Krisna Yusup, S.IP (PJ. Kepala Desa Cibodas) |
| 2023 |
Asep Komarudin, S.Pd (PLH. Kepala Desa Cibodas) |
| 2023–2031 |
Parhan Krisna Yusup, S.IP (Kepala Desa Cibodas) |



Windari Kartika
11 Agustus 2025 21:00:27
Cibodas nyacas JUARA JAYA JAYA JAYA...